Tahu Bubur Sengkolo si Bubur Merah Putih? Berikut Cara Membuat & Filosofinya

Pernahkah kamu mencicipi hidangan yang bernama Bubur Merah Putih ini?tentunya sudah tidak asing lagi bagi kita dengan nama hidangan tersebut, pasalnya hidangan ini sering kali kita jumpai saat ada acara acara Tasyakuran atau Acara Adat Jawa.Tak jarang juga kita menemukan hidangan ini di dalambox nasi tasyakuran atau salametan pemberian nama maupun didalam Paket Aqiqah.

Bubur Merah Putih juga disebut Jenang Sengkolo yang merupakan salah satu hidangan wajib saat acara Adat Jawa, kata Sengkoloi sendiri bermaknakan do’a yang dipanjatkan kepada Tuhan yang maha esa serta Penyerahan diri kepada Tuhan sang pemilik Kehidupan.

Secara turun temurun, bubur merah putih selalu hadir dalam acara-acara yang tak lepas dari harapan dan doa untuk dapat selalu merasa aman dalam kondisi selamat di dunia maupun di akhirat. Bisa jadi ada berbagai sudut pandang lain terkait simbol dan makna bubur merah putih ini dan itu pastinya menambah kekayaan tradisi masyarakat.

Filosofi Bubur Merah Putih

Bubur Merah Putih merupakan salahsatu olahan beras ketan yang dibuat menjadi bubur berwarna merah dengan dicampur dengan gula jawa dan warna putih yang dicampur dengan santan, kononwarna merah tersebut melambangkan keberanian sementara warna putih memiliki symbol atau makna kesucian, dalam acara pemberian nama atau Aqiqah bubur ini melambangkan do’a dan harapan semoga kelak sang buah hati tumbuh menjadi pribadi yang berani dan selalu bertindak pada jalan yang benar dan baik (suci).

Ada juga gambaran lain yang beredar di masyarakat, bahwa Adanya Bubur Merah Putih disaata acara Pemberian nama atau Aqiqah yaitu, Bubur merah memiliki symbol bibit dari si ibu sementara bubur putih adalah simbolbibit dari Ayah. Saat bergabung dalam satu wadah maka hal tersebut memiliki symbol penyatuan dan hadirnya manusia baru. Bisa di gambarkan pula bubur merah putih ini menggambarkan kehidupan manusia di dunia ini,maka tak jarang bubur ini sering ikut serta dalam berbagai sajian untuk acara adat maupun acara agama.

Cara Membuat

Bahan (5-6 orang):

  • 250 gram beras ketan putih
  • 200 gram gula merah gelap, sisir
  • 1 lembar daun pandan
  • 3 gelas belimbing air

 

Kuah Santan:

  • 65 ml santan kental
  • 1 gelas air
  • 1 lembar daun pandan, simpulkan
  • 1/2 sendok teh garam

 

Cara membuat Bubur Merah Putih atau Bubur Sengkolo yang lembut dan manis pas.

  • Pilihlah beras berwarna putih dengan bulir yang bagus dan tidak pecah-pecah supaya tampilna bubur tetap bagus.
  • Cuci beras dengan tangan hingga bersih dan sebaiknya rendam beras dalam air minimal 2-3 jam terlebih dahulu sebelum dimasak. Cara ini membantu agar beras lebih cepat lunak dan matang.
  • Untuk memasak bubur merah putih, sebaiknya beri lebih banyak cairan karena bubur yang dimasak akan menyerap kelebihan cairan. Gunakan perbandingan 1:5 untuk beras dan air, yakni 1 liter beras dgn 5 liter air.
  • Tambahkan santan yang encer untuk menciptakan rasa gurih pada bubur merah putih
  • Agar bubur merah putih wangi, jangan lupa untuk memasukkan daun pandan
  • Masak bubur dengan api sedang agar cairan tidak mudah cepat menyusut dan terserap dengan baik ke dalam beras.
  • Rutinlah mengaduk bubur setiap 5-10 menit sekali. Pengadukan secara teratur dan perlahan adalah trik untuk mendapatkan bubur merah putih yang lembut, karena membantu mempercepat pemecahan bulir beras dan meningkatkan penyerapan air dan santan
  • Aduk secara merata. Gunakan sendok kayu untuk mengaduk dan mengambil sisa beras yang menempel di dasar panci, agar tekstur bubur lembut merata dan tidak menimbulkan kerak.
  • Jika muncul suara meletup dari bubur, tambahkan kembali air panas untuk menjaga bubur tetap cair dan tidak terlalu padat.
  • Perhatikan waktu memasak dengan baik, sebab hal ini sangat penting untuk mendapatkan tekstur bubur yang Ibu inginkan. Jika dirasa sudah cukup lembut, setelah bubur mendidih dinginkan bubur hingga 30 menit agar terasa lebih lembut.

 

Tidak hanya mengenyangkan namun bubur ini juga banyak sekali terpakai untuk acara acara dengan banyak do’a dan harapan,tentunya hal ini juga dapat menjadi lading bisnis untuk kamu,dengan memulai bisnis bubur ini kamu dapat memperoleh banyak pelanggan untuk berbagai acara loh,keren kan!

Happy Trying! Semoga Berhasil!!